MANAJEMEN OTAK

Otak adalah benda putih yang lunak, terdapat di dalam rongga tengkorak yang menjadi pusat saraf, yang memiliki 10 sampai 15 triliun sel saraf dan masing-masing sel saraf itu mempunyai ribuan sambungan. Oleh karena itu otak anda berfungsi seperti computer super.

Berdasarkan penelitian ahli otak bahwa rata-rata orang menggunakan otaknya kurang dari satu persen, sehingga otak merupakan perangkat keras yang memiliki potensi yang sangat besar yang belum dimanfaatkan oleh manusia. Jadi otak merupakan organ satu-satunya di tubuh kita yang terus berkembang asalkan terus dipakai.

 IBNUL JAUZI membagi perkembangan otak menjadi lima masa yaitu:

1. masa kanak-kanak, sejak dilahirkan hingga mencapai 15 tahun
2. masa muda dari 15 tahun sampai dengan 30 tahun
3. masa dewasa dari 30 tahun sampai dengan 50 tahun
4. masa tua dari 50 tahun sampai dengan 70 tahun
5. masa usia-lanjut dari 70 tahun sampai dengan hingga akhir umur

Struktur otak terbagi dalam dua bagian yaitu otak atas dan otak bawah. Otak atas disebut juga sebagai otak “intelektual” yang terbagi kedalam otak kiri dan otak kanan.

Otak atas adalah hal-hal yang terkait dengan kegiatan intelektual, artinya ia memberikan peran secara sadar terhadap fungsi seluruh tubuh. Fungsi otak atas bagian kiri berperan untuk mengendalikan tubuh bagian kanan dengan fungsi menangani angka, logika, analisis, sains, matematika dan hal lain yang terkait dengan pemikiran rasional. Sedangkan otak atas bagian kanan yang berperan mengendalikan tubuh bagian kiri dengan fungsi gambar, ritme, warna, seni, imajinasi, kreativitas, sehingga ia tidak terlalu terikat kepada parameter ilmiah dan matematis.

Yang perlu disadari dalam memanfaatkan otak menjadi produktif terhadap otak atas (kiri dan kanan) bahwa masing-masing otak harus dapat memberikan rangsangan satu sama lain, jangan sampai terjadi salah satu tidak berperan sebagaimana layaknya.

Otak bawah adalah otak bawah sadar yangberpusat di hati, oleh karena itu ia berperan untuk mengendalikan semua fungsi tubuh yang tidak disadari dan otomatis, sehingga otak bawah akan bekerja secara terpisah dengan otak atas. Jadi hati akan berperan untuk menghayati dalam mengendalikan emosi, sikap dan insting seseorang.

Kemampuan otak setiap individu berbeda, pada umumnya ditentukan oleh factor genetik dan nutrisi selama masa perkembangan otak. Selain itu ada beberapa cara yang dapat diupayakan untuk meningkatkan kemampuan otak :

1. Berolahraga secara teratur
Olah raga secara rutin dan melakukan pergerakan yang aktif ternyata memberikan efek yang amat besar bagi kesehatan otak. Orang yang rajin berolahraga dan aktif bergerak dalam jangka panjang otaknya akan memiliki kemampuan pemecahan masalah dan pemikiran yang jauh lebih tangguh dibanding mereka yang malas bergerak dan berolahraga.

Itulah mengapa, orang yang malas melakukan olahraga dan seharian hanya duduk sambil melototin layar televise otaknya pelan-pelan tumpul dan cepat pikun kelak ketika berusia lanjut. Rasakan kesegaran udara di pagi hari, dan jangan pernah biarkan otak Anda mati sebelum waktunya.

2. Fokus terhadap satu pekerjaan
Menurut John Medina, otak kita bekerja dengan cara sekuensial (berurutan) dan tidak pernah bisa dipaksa bekerja secara paralel. Itulah mengapa, mengemudikan mobil sambi berbicara di ponsel langsung meningkatkan resiko kecelakaan hingga 9 kali lipat. Dan itulah mengapa, melakukan penyelesaian tugas sambil berkali-kali mendapatkan interupsi akan menghasilkan kualitas kerja 50 % lebih buruk dan 50 % lebih lamban.

3. Jangan Serius lebih dari 10 menit
Saat mendengarkan presentasi, ceramah, kuliah, otak ternyata hanya bertahan untuk menaruh perhatian maksimal 10 menit. Setelah itu, konsentrasi untuk mendengarkan atau menyimak turun secara signifikan. Jadi selingilah aktifitas yang serius dengan istirahat sejenak, minum, atau menarik nafas dalam, dapat juga sambil mendengarkan music.

4. Batasi aktifitas di ruang tersekat
Ternyata ada lingkungan yang dapat membunuh daya kreasi otak, yaitu ruang kelas perkuliahan atau sekolah dan ruang perkantoran. Ruang kelas yang isinya melulu ceramah oleh guru yang monoton, satu arah dan acap membosankan, ternyata justru membuat otak terpasung mati. Ruang kantor yang membuat Anda tidak banyak bergerak secara aktif, tersekat-sekat, dan hanya memaksa Anda untuk melakukan tugas repetitif juga berpotensi menumpulkan otak Anda.

Jadi bayangkanlah selama bertahun-tahun menghabiskan waktu di ruang kelas yang monoton nan membosankan. Dan ketika bekerja, kita kembali disekap bertahun-tahun dalam ruang kantor yang juga tidak banyak menawarkan ruang kreasi secara optimal. Dengan kata lain, selama puluhan tahun otak kita dikunci dalam dua lingkungan statis itu, dan jarang dipakai secara maksimal.

5. Istirahatkan otak pada waktunya
Otak ternyata mempunyai siklus yang perlu diperhatikan dalam keseharian beraktifitas :

a. 03.00-06.00 adalah waktu yang paling bagus otak untuk meningkatkan memori atau daya ingat.

b. 06.00-11.00 saat terbaik otak untuk memproses data dan mencari kunci jalan keluar

c. 11.30-12.00 merupakan saat otak untuk berisrirahat, sekedar tiduran sebentar dibutuhak untuk penyegaran

d. 13.00-16.00 adalah waktu yang dapat digunakan otak untuk mengumpulkan data dan observasi

e. 17.00-19.00 saat otak untuk beristirahat

f. 19.00-21.00 otak dapat merumuskan data yang telah dikumpulkan dan membuat sebuah program kerja

g. 21.00-01.00 waktu terbaik untuk otak mengembalikan kesegaran.

No comments: